Habib Rizieq Tak Takut Lawan Preman
Ahok:
Lu Jual Gua Borong
Lu Jual Gua Borong
mam Besar FPI Habib Rizieq Shihab kesal lantaran massa pro
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membawa mobil komando dan sound syestem ke
Pengadilan Jakarta Utara, tempat Ahok menjalani sidang.
Menurut
Habib Rizieq, mobil komando dan sound system sebetulanya tidak boleh dibawa ke
pengadilan. Namun karena massa pro Ahok memulainya, maka dia juga menyerukan
agar umat Islam membawa mobil komando dan sound syestem saat mengepung
pengadilan besok.
“Sudah
dua kali disidang, kita belum undang umat Islam untuk datang. Eh
mentang-mentang umat Islam ini belum banyak yang datang, eh tau-tau saudara,
Ahok dan kawan-kawan menurunkan pendukungnya yang dikawal oleh preman-preman,”
ujar Habib Rizieq.
Habib
Rizieq menyerukan kepada umat Islam untuk ramai-ramai datang ke pengadilan,
tempat Ahok menjalani sidang besok, Selasa, 27 Desember 2016.
“Ato
ramai-ramai kita kepung gedung pengadilan. Kita bawa mobil komandonya, bawa
sound syestemnya, tegakkan keadilan. Kita jangan ganggu mereka. Tapi kalau
mereka ganggu kita, ikan bawal buah terong, lu jual gua borong,” tegas Habib
Rizieq.
Ketua
Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF
MUI) itu mengatakan, kemungkinan lokasi sidang Ahok dipindahkan ke Arena
Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Jakarta Pusat.
“Kemungkinan
pengadilan (Ahok) akan dipindahkan ke Kemayoran. Jadi jangan telat. Ini sudah
dua kali preman-preman pendukung Ahok turun. Mereka ibu-ibu, mereka bawa
pengusaha. Mereka bawa mobil komando. Dan mereka provokasi kita,” tegas Habib
Rizieq.
Bahkan,
menurut Habib Rizieq, pendukung Ahok melakukan kampanye saat sidang sedang
berlangsung. Hal itu merupakan sebuah pelanggaran dan tak boleh dibiarkan.
“Mereka
yang memulai, mereka yang menantang. Jangan pikir umat Islam tidak bisa
datang,” tegas Habib Rizieq.
Berikut
rekaman suara Habib Rizieq Shihab yang menyerukan kepada umat Islam untuk
mengepung sidang Ahok besok:







Kemungkinan pengadilan (Ahok) akan dipindahkan ke Kemayoran. Jadi preman-preman pendukung Ahok turun
ReplyDelete