.

Monday, 4 April 2016

About me


           Tentang Saya www.sifffmedia.com

Nama saya kanggembor, namun dalam ngeblog saya sering menggunakan nama Sifffmedia. Saya asli dari pacitan Jawa - timur, sekarang menetap di kota bandung.
Tentang 
www.sifffmedia.com
Blog ini merupakan catatan perjalanan saya yang bercita-cita menjadi blogger full time.
www.sifffmedia.com merupakan blog yang berisikan berbagai macam tutorial-tutorial yang diambil dari internet serta dari pengalaman pribadi. Namun sebagai manusia biasa dan tentunya mempunyai keterbatasan kemampuan dan pengetahuan berharap akan adanya koreksi terhadap tutorial-tutorial yang di sampaikan demi kemajuan blog ini.
Terlepas dari segi bisnis karena sekarang saya lagi belajar tentang Adsense dan mudah-mudahan cepat di terima dan tidak mundur di tengah jalan,www.sifffmedia.com juga merupakan sarana dalam membangun persahabatan, silaturahmi, berbagi pengalaman, serta membangun komunitas dengan para blogger-blogger lainnya. Jika ingin berkomunikasi lebih lanjut, hubungi saya melalui Contact Us : 082319221034 / 081294205262

Slogan
Jangan berharap sesuatu yang besar dengan tiba-tiba, mulailah dari yang terkecil dan gapailah semua harapan dengan sungguh-sungguh disertai kerjakeras dan do'a

About me

Sunday, 3 April 2016

Mengatasi masalah RAM pada Pc






Mengapa Windows mendeteksi RAM yang lebih sedikit dari yang sesungguhnya 
Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :

  1. "Kerusakan" fisik". Untuk mengatasinya Anda harus memeriksa kondisi fisik RAM tersebut. Buka casing komputer Anda, lalu cabut RAM tersebut. Bersihkan apabila RAM dan socketnya kotor. Periksa juga apakah ada karat. Anda juga harus memastikan bahwa RAM tersebut dari bahan yang sama (keemasan atau keperakan). Jika berbeda, sebaiknya Anda mengganti RAM tersebut.
  2. ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang-kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ). Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.
  3. Penggunaan VGA card on board. Jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb - 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.
  4. Terdapat driver atau program yang dijalankan dari config.sys atau autoexec.bat yang bekerja menggunakan RAM. Solusinya : Edit file autoexec.bat dan config.sys dengan menggunakan Notepad. Lalu editlah pada baris yang "mencurigakan" atau yang kira-kira digunakan untuk me-load program. Bila ketemu tambahkan kata REM (tetapi bila Anda menambahkan kata REM maka program tersebut tidak akan di-load/dijalankan). Bila Anda memakai driver CD-ROM 4x dari Teac, ubahlah parameter xmssize= -1 pada autoexec.bat menjadi xmssize=0.
  5. Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start - Run - ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.
  6. Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.
  7. Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa komputer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.












Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Komputer













. Berikut ini adalah beberapa permasalahan umum yang terjadi pada komputer beserta solusi-solusi untuk mengtasinya.
1. Masalah Pada Power Supply 

Gejala : Jika setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala . Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

2. Masalah Pada Mother Board 
Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker. Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar. Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.

3. Masalah Jika Pada Harddisk tidak Terbaca . 
Gejala: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur . Apakah solusinya ?
Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

4. Masalah Jika Pada Harddisk Muncul Pesan “Operating system not found”. 
Gejala :Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan "Operating system not found".
Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas.

5. Masalah Jika Pada Harddisk Bad Sector.
Gejala : Jika harddisk bad sector?
Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.....Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector....pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Akt.

6. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW Tidak terdeteksi di windows 
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM/ RW Tidak terdeteksi di windows ?
Solusi : Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya. Atau dalam kasus lain, bisa juga terjadi karena salah pen-jumper-an

7. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW yang tidak bisa keluar masuk CD
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM / RW Tidak bisa keluar masuk CD.Apa Solusinya ?
Solusi : Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor. Cobalah bawa keahlinya .

8. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD). 
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
Solusi : Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.

9. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk).
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi : Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud

10. Masalah BIOS
Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

11. CPU mengeluarkan suara Beep .
Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.


12. Batrey CMOS Rusak / Lemah 
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya. 

13. CPU sering Hang.
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, 

14. Komputer sering tampil blue screen. 
Gejala : Tampilan biru pada komputer dengan pesan error
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan. 

15. Komputer bejalan lambat. 
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnyatidak begitu lambat.
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector. 


16. Keyboard error or no keyboard present 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Keyboard error or no keyboard present .
Solusi :Itu menandakan konektor keyboard belum terhubung pada mainboard. Hubungkan keyboard pada konektor yang sesuai pada mainboard.

17. BIOS ROM checksum error – System halted. 
Gejala : Muncul pesan pada monitor BIOS ROM checksum error – System halted.
Solusi : Ini menandakan terjadi masalah/kerusakan pada BIOS. Ganti baterai CMOS dengan yang baru lalu reset CMOS dengan cara menghubungkan jumper reset CMOS pada mainboard selama beberapa detik saat PC masih dalam kondisi hidup, atau update BIOS dengan versi yang lebih baru. 

18. Memory test fail 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Memory test fail.
Solusi : menandakan terjadi masalah / kerusakan pada chip RAM.ganti keping RAM dengan yang baru. 

19. Lampu power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja 

Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias menggunakan multimeter.

20. Lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar tetapi system tidak mau hidup 

Masalah : Ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama suplai tegangan listrik dari rumah Anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada output power supply yang ada di CPU Anda .
Solusi : Pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power supply tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan output yang keluar dari power supply. Biasanya, tegangan output dari kabel power supply berukuran +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power supply. Ganti power supply di CPU Anda.

21. Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode 
Masalah : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.

22. Setelah POST berlangsung, system menginformasikan adanya error pada hardware
Masalah : Kabep CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukkan tanda berputar, beberapa motherboard mesyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard, terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau Power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan Power fan.
Solusi : Periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada Power fan.

23. Setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan system berhenti berproses 
Masalah : Kemungkinan, keyboard atau mouse tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung, biasanya di layar monitor akan muncul peringatan “No keyboard present” lalu system menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, system akan masuk ke Windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada system Anda.
Solusi : Periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mose mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau Anda harus mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.
selamat mencoba semoga bermanfaat
Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Komputer







Saturday, 2 April 2016

Cara Mengatasi Komputer Tidak Bisa Masuk BIOS

                 








Cara Mengatasi Komputer Tidak Bisa Masuk BIOS

Assalamualaikum Wr.Wb
Apa kabar semua nya semoga baik-baik saja ya. Sedikit cerita waktu itu PC saya tiba-tiba gak bisa masuk BIOS, saya udah utak atik kesana kemari tetap aja tidak bisa ke BIOS, setelah kurang lebih setengah jam lama nya, baru ketahuan permasalahan nya apa, dan ternyata sangat spele, bisa saja terjadi di PC agan-agan semua.

Baiklah kali ini Seputar Pengetahuan akan mencoba mengshare kan Cara Mengatasi Komputer Tidak Bisa Masuk BIOS
 Ada 2 cara yang mungkin bisa agan gunakan untuk mengatasi ini :

  • Cabut jumper yang dekat dengan baterai CMOS, pindahkan ke port 2 dan 3, kemudian kembalikan lagi ke pemasangan yang seperti semula........... lihat gambar diatas

                     












                                           

Cara Mempercepat kinerja FireFox









                      

Cara Mempercepat FireFox Setelah kemarin sempat download mozilla firefox terbaru dan sedikit mengulas tentang Internet Explorer 9, kini saatnya saya mencoba mengoprek Mozilla Firefox agar lebih cepat dalam proses penjelajahan internet.
Bagi Anda pengguna internet browser ini akan segera bisa merasakan perbedaan yang signifikan, namun hati-hati dalam mengikuti langkah mempercepat mozilla firefox ini karena jika salah, bisa-bisa firefox ada jadi tidak normal.
Untuk kali ini kita akan mencoba mempercepat firefox tanpa bantuan software. Oke langsung saja, buka browser Firefox Anda dan ikuti langkah-langkah dibawah ini:
1. Ketikkan about:config
2. network.http.pipelining.maxrequests. Double-click > 8.
3. network.http.proxy.pipelining. doubleclick > true.
4. network.dns.disableIPv6 > true
5. New > Boolean > content.interrupt.parsing > true
6. New > Integer > content.max.tokenizing.time > 2250000
7. New > Integer > content.notify.interval > 750000
8. New > Boolean > content.notify.ontimer > true
9. New > Integer > content.notify.backoffcount > 5
10. New > Integer > content.switch.threshold > 750000
11. New > Integer > nglayout.initialpaint.delay > 0
Itulah artikel tentang Cara Mempercepat FireFox, Silahkan rasakan perbedaannya. Semoga bermanfaat !!












Cara Memperbaiki Windows Error Recovery Windows 7





Sistem operasi Windows 7 merupakan salah satu sistem operasi yang terstabil saat ini. Akan tetapi walaupun demikian, pada makalah sistem operasi Windows 7 juga mengalami error. Error yang sering muncul adalah Windows error recovery, dimana error tersebut adalah sebuah pesan yang menyampaikan bahwa terjadi kesalahan sistem. Pada pesan tersebut, anda diberikan dua pilihan apakah ingin menjalankan program repair atau ingin tetap masuk kedalam Windows secara normal. Adalah ketika kita memilih masuk Windows secara normal, setelah komputer restart akan muncul pesan Windows error recovery lagi. Masalah inilah yang menjadi momok bagi pengguna sistem operasi Windows 7. Bagaimana cara memperbaiki Windows error recovery
Cara Memperbaiki Windows Error Recovery Pada Windows 7
Untuk memperbaiki Windows error recovery tidaklah terlalu sulit. Kita hanya membutuhkan beberapa langkah saja, dimana langkah tersebut bisa dilakukan oleh pengguna komputer biasa. Dengan menghilangkan Windows error recovery, maka setiap kali komputer nyala tidak akan dimunculkan jendela Windows error recovery yang mengharuskan anda untuk memilih salah satu opsi yang disediakan.
Windows error recovery biasanya muncul karena terjadi crash pada sistem operasi Windows 7. Masalah kelas tersebut biasanya karena terjadi pemadaman listrik yang mendadak, atau sistem Windows mengalami crash karena permasalahan hardware.
Cara memperbaiki Windows error recovery bisa dilakukan menggunakan langkah langkah sebagai berikut:
  1. Silahkan anda buka software Command Prompt. Langkahnya yaitu dengan klik start, kemudian pilih run, lalu ketik "cmd" tanpa tanda petik.
  2. Pada jendela Command Prompt yang muncul, "bcdedit /set {current} bootstatuspolicy ignoreallfailures" tanpa tanda petik.
  3. Setelah itu, anda bisa menekan tombol Enter untuk mengeksekusi perintah tersebut.
  4. Terakhir silahkan anda restart computer.
Setelah anda melakukan 4 langkah di atas, maka masalah Windows error recovery akan hilang. Ketika komputer melakukan startup, jendela Windows Error Recovery juga tidak akan muncul kembali.
Demikianlah tutorial cara memperbaiki Windows error recovery yang bisa saya posting pada kesempatan kali ini. Semoga artikel singkat diatas bisa membantu anda dalam mengatasi masalah Windows error recovery yang muncul pada komputer anda. selamat mencoba




Cara Memperbaiki Windows Error Recovery Windows 7

Memperbaiki Error Pada Rundll32.EXE












Rundll32.exe merupakan program internal Windows yang digunakan untuk menjalankan program internal lain sebagai DLL (dynamic link libraries), yang diperlukan oleh Windows maupun program-aplikasi agar bisa berfungsi. Program-program aplikasi sangat tergantung keberadaan file DLL, yang akan diletakkan di dalam memori untuk kemudian memicu fungsi tertentu dari modul DLL yang bersangkutan.

Ketika file Rundll32.exe bermasalah maka muncul pesan ini :
" ... Rundll32.exe Not Found ... "
 atau
“Windows cannot find C:\Windows\System32\Rundll32.exe.
Make sure you typed the name correctly and try again”

Mengapa pesan-error Rundll32.exe muncul ?

Pesan Error Rundll32.exe Not Found akan muncul :
  1. Sebagai tanggapan kegagalan Windows mengakses suatu program/file dimana file-DLL  program tersebut rusak/hilang.
  2. Sebagai respons terhadap adanya malware/virus (yang menyamar sebagai) “rundll32.exe” , yang sengaja dirancang untuk terlihat seperti sebuah processes Windows yang normal.
  3. Karena telah terjadi proses install yang tidak sempurna, atau uninstall yang tidak bersih/tuntas, yang menyebabkan system  crash.

Saat instalasi sistem operasi Windows (xp), file Rundll32.exe dibuat (diletakkan) di dua tempat (folder path), yaitu :

1. C:\windows\system32 , dan
2. C:\windows\system32\dllcache

Keberadaan file di dua tempat ini cukup “menguntungkan” bila terjadi error (lost/corrupt) pada Rundll32.exe. Dikarenakan kerusakan yang sering terjadi adalah error pada file yang ada di path/folder (1), maka kita bisa menyalin file yang sama dari path/folder (2) untuk kemudian dipaste di path/folder (1).

Tetapi dalam kasus error/kerusakan yang disebabkan oleh malware (baca bagian - Infeksi malware) maka file yang ada di path (2) pun biasanya juga mengalami kerusakan, ini sering ditandai dengan computer tidak bisa di matikan/shutdown, delete saja file Rundll32.exe yang sudah terinfeksi. Apabila hal ini yang terjadi, maka kita perlu meng-copynya langsung dari cd-installer windows.


Cara memperbaikinya
Yang harus dilakukan pertama kali adalah melakukan virus-scan menggunakan antivirus yang baik dan update (saya biasa menggunakan AVG). Hal ini untuk memastikan ada - tidaknya infeksi malware didalam computer.
Selanjutnya bisa dilakukan hal-hal berikut :

Copy file dari folder-cache

  1. Bila ternyata tidak ditemukan infeksi virus, atau dengan kata lain memang file Rundll32.exe nya rusak, cobalah mencari (duplikat) file Rundll32.exe di dalam folder C:\Windows\system32\dllcache. Jika masih ada, silakan copy dan paste ke lokasi C:\Windows\system32.
  2. Lalu Restart computer, dan bila semua berjalan normal, berarti masalah teratasi.

Jika yang terjadi tidak seperti yang diharapkan, maka perlu meng-copy file tersebut dari “sumber aslinya” yaitu CD-Installer Windows, caranya :

Copy file menggunakan software ekstraktor

  1. Masukkan CD-installer Windows (XPsp2) sambil menekan tombol Shift (agar autorun-cd tidak aktif).
  2. Cari file ini : E:\I386\RUNDLL32.EX_  (E= drive cd-rom)  lihat screenshot gambar-1 dibawah. 
  3. File tersebut adalah Rundll32.exe versi-terkompresi (perhatikan perbedaan extensi-nya), sehingga untuk menggunakannya harus di-ekstrak terlebih dahulu. Untuk melakukan ekstraksi bisa menggunakan software kompresi misalnya Winzip,Winrar, IZarc dll. Dalam contoh ini saya menggunakan software favorit saya : 7-Zip.
  4. Klik-kanan file RUNDLL32.EX_ dan pilih 7-Zip > Extract Files...  akan muncul seperti gambar-2.
  5. Ketikkan address-pathnya : C:\Windows\System32  dalam kotak [Extract to:] 
  6. Klik [OK]. 
  7. Keluarkan cd, dan restart komputer. Semoga semuanya kembali normal. 

rundll32.exe error
rundll32.exe error
Atau bisa juga melakukannya dengan menggunakan Command-line.

Copy file menggunakan Command Line

  1. Masukkan cd-installer Windows (XP) kedalam CD/DVD ROM drive, dan tekan tombol [Shift] untuk mencegah autorun-cd.
  2. Klik [Start] >> [Run…].   Lihat gambar-3.
  3. Ketik:  expand[spasi]E:\i386\rundll32.ex_[spasi]C:\windows\system32\rundll32.exe >> [Enter].  Proses ekstraksi, peng-copy-an, dan perubahan ekstensi akan berlangsung, tunggu sampai selesai. 
  4. Keluarkan cd, dan Restart computer. Seharusnya sekarang semua kembali menjadi normal.

Langkah terakhir jika semua telah berjalan normal adalah, melakukan total-maintenance terhadap sistem computer, hal ini dapat dilakukan dengan bermacam software seperti Tuneup Utility, AVG PCTune dan sejenisnya. Saya biasa menggunakan AML dan AVG PCTune.     Semoga berhasil.

rundll32.exe error